Jababeka Morotai https://www.jababekamorotai.com THE HUB TO INDONESIAN AND ASEAN MARKETS Mon, 05 Dec 2022 03:34:57 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.0.20 https://www.jababekamorotai.com/wp-content/uploads/2019/01/logo_jababeka_morotai-150x150.jpg Jababeka Morotai https://www.jababekamorotai.com 32 32 Minister of Tourism and Creative Economy Sandiaga Uno Enjoys the Sensation of Swimming on Dodola Island- Morotai https://www.jababekamorotai.com/minister-of-tourism-and-creative-economy-sandiaga-uno-enjoys-the-sensation-of-swimming-on-dodola-island-morotai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=minister-of-tourism-and-creative-economy-sandiaga-uno-enjoys-the-sensation-of-swimming-on-dodola-island-morotai Mon, 05 Dec 2022 03:34:38 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1802 Minister of Tourism and Creative Economy Sandiaga Uno Enjoys the Sensation of Swimming on Dodola Island- Morotai Selengkapnya »

]]>
MOROTAISANDIAGA S. Uno as the Minister of Tourism and Creative Economy tried the sensation of swimming in the free sea or open water swimming on Dodola Island, Morotai – North Maluku.

“Thank you very much for the beauty of Morotai Regency, I felt the sensation of swimming on the free beach, in the free sea called the open water swimming branch and here we see indeed one natural beauty,” said Minister of Tourism and Creative Economy Sandiaga Uno after swimming on Dodola Island, Morotai, Friday (25/11).

Dodola Island is an iconic tourist destination on Morotai Island. This island is one of the uninhabited islands that has its own charm. The beauty of Dodola island will be seen when the sea water is receding.

At that time tourists can see the embossed sand that forms the road from the island of Dodola Besar and the island of Dodola Kecil. When the sun has risen upwards and the sea water has completely receded, the view of white sand will stretch wide in front of your eyes.

Because of that beauty, Menparekraf also tried the sensation of swimming as far as one kilometer from the middle of the sea to the shore of Dodola Island.

The Minister of Tourism and Creative Economy said that Dodola Island must continue to be preserved so that its beautiful beaches are not polluted. He invited the local community and tourists not to throw garbage in Dodola Island tourist destinations.

“Eastern Indonesia must work together, the waste must be resolved upstream. If we do “reduce- reuse- recycle”. This is what we must ensure to ward off waste from upstream,” said the Minister of Tourism and Creative Economy.

In supporting nature conservation and realizing the quality and environmentally sustainable tourism on Dodola Island, the Minister of Tourism and Creative Economy together with the local government planted cassowary trees or what is commonly called beach pine trees.

Meanwhile, Umar Ali as the Acting Regent of Morotai Island, said that the Minister of Tourism and Creative Economy was the only Indonesian minister who tried swimming on Dodola Island.

“We for the local government would like to thank you, only this time the Indonesian minister who swam in the sea. We give appreciation to Mr. Menparekraf,” said Umar.Menparekraf Sandiaga Uno in addition to his working visit on Morotai Island, also attended Sail Tidore and Marabose Festival in South Halmahera Regency.

The article above is an extension of the ambon.Antaranews.com article with the following link: https://ambon.antaranews.com/berita/145689/sandiaga-uno-nikmati-sensasi-berenang-di-pulau-dodola-morotai

]]>
Menparekraf Sandiaga Uno Nikmati Sensasi Berenang di Pulau Dodola- Morotai https://www.jababekamorotai.com/sandiaga-uno-nikmati-sensasi-berenang-di-pulau-dodola-morotai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sandiaga-uno-nikmati-sensasi-berenang-di-pulau-dodola-morotai Mon, 05 Dec 2022 03:20:53 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1798 Menparekraf Sandiaga Uno Nikmati Sensasi Berenang di Pulau Dodola- Morotai Selengkapnya »

]]>
MOROTAISANDIAGA S. Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjajal sensasi berenang di laut bebas atau open water swimming di Pulau Dodola, Morotai – Maluku Utara.

“Terima kasih sekali atas keindahan dari Kabupaten Morotai ini, tadi saya merasakan sensasi berenang di pantai bebas, di laut bebas yang disebut cabang open water swimming dan di sini kita melihat memang satu keindahan alam,” kata Menparekraf Sandiaga Uno usai berenang di Pulau Dodola, Morotai, Jumat (25/11).

Pulau Dodola adalah destinasi ikonik wisata di Pulau Morotai. Pulau ini merupakan salah satu satu pulau tak berpenghuni yang punya pesona tersendiri. Keindahan pulau Dodola akan terlihat saat air laut sedang surut.

Saat itu wisatawan dapat melihat pasir timbul yang membentuk jalan dari pulau Dodola Besar dan pulau Dodola Kecil. Bila matahari sudah naik ke atas dan air laut sudah benar-benar surut, pemandangan pasir putih akan terbentang luas di depan mata.

Oleh karena keindahan itulah, Menparekraf turut menjajal sensasi berenang sejauh satu kilometer dari tengah laut menuju tepi pantai Pulau Dodola.

Menparekraf mengatakan, Pulau Dodola harus terus dilestarikan agar keindahannya pantainya tidak tercemar. Ia mengajak masyarakat setempat dan wisatawan untuk tidak membuang sampah di destinasi wisata Pulau Dodola.

“Indonesia bagian timur harus bergotong royong, sampah itu harus diselesaikan di hulu. Jika kita melakukan “reduce- reuse- recycle“. Ini yang harus kita pastikan untuk menangkal sampah dari hulunya,” kata Menparekraf.

Dalam mendukung pelestarian alam dan mewujudkan wisata berkualitas dan berkelanjutan lingkungan di Pulau Dodola, Menparekraf bersama pemerintah daerah setempat menanam pohon kasuari atau yang biasa disebut pohon pinus pantai.

Sementara itu, Umar Ali selaku Penjabat Bupati Pulau Morotai , mengatakan bahwa Menparekraf merupakan satu-satunya menteri Indonesia yang menjajal berenang di Pulau Dodola.

“Kami atas pemerintah daerah mengucapkan terima kasih, baru kali ini menteri Indonesia yang berenang di laut. Kami berikan apresiasi ke Pak Menparekraf,” kata Umar.Menparekraf Sandiaga Uno selain dalam kunjungan kerjanya di Pulau Morotai, juga menghadiri Sail Tidore dan Festival Marabose di Kabupaten Halmahera Selatan.

Adapun artikel di atas merupakan saduran dari artikel ambon.Antaranews.com dengan link sebagai berikut: https://ambon.antaranews.com/berita/145689/sandiaga-uno-nikmati-sensasi-berenang-di-pulau-dodola-morotai

]]>
KEK Morotai Makin Keren Berkat Terapkan Teknologi Canggih dari Jepang https://www.jababekamorotai.com/kek-morotai-makin-keren-berkat-terapkan-teknologi-canggih-dari-jepang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kek-morotai-makin-keren-berkat-terapkan-teknologi-canggih-dari-jepang Mon, 05 Dec 2022 02:43:23 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1790 KEK Morotai Makin Keren Berkat Terapkan Teknologi Canggih dari Jepang Selengkapnya »

]]>
MOROTAI- KAWASAN Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang terletakdi Kepulauan Halmahera- Kepulauan Maluku dikenal memiliki pantai indah. KEK Morotai juga saat ini telah dilengkapi teknologi canggih yang ramah lingkungan, yaitu teknologi panel surya dari Jepang. Sandiaga Uno  selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mengatakan KEK Morotai memiliki keunggulan geo-strategis, historis, dan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang memesona.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat menghadiri Peletakan Batu Pertama Falila Square di Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, Jumat (25/11/2022).

KEK Morotai akan dilengkapi fasilitas bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa ekonomi kreatif center dan juga Falila Loft Studio, yang nantinya akan menjadi unit apartemen. Hal ini sebagai upaya membangkitkan perekonomian dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya.

“Pengembangan ini akan membangkitkan ekonomi, menyejahterakan masyarakat, dan juga mengacu pada prinsip sustainable tourism, karena nanti mengembangkan industri ramah lingkungan dan bagian dari percepatan membuka 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024 yang menjadi target kita, saya selalu berjuang untuk ini,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengapresiasi PT Jababeka Morotai yang telah mengembangkan KEK Morotai dengan inovasi teknologi panel surya terbaru dari Jepang.

“Saya berterima kasih juga dengan terobosan yaitu uji coba teknologi panel surya yang terbaru dari Jepang, jadi nanti kita bisa juga melebel ini sebagai green energy, green economy, atau green tourism. Ini adalah pelopor penggunaan energi bersih, energi baru, dan terbarukan,” terang Sandiaga Uno.

Sementara itu, Basuri Tjahaja Purnama  selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai, mengatakan pihaknya menargetkan terciptanya 4000 lapangan kerja dalam mengembangkan KEK Morotai.

“Terima kasih atas komitmennya Menparekraf yang telah hadir di KEK Indonesia, termasuk KEK Morotai. Kami mohon doa dan supportnya untuk mendukung Morotai. Kami percaya Morotai akan menjadi luar biasa,” kata Basuri.

Pj Bupati Pulau Morotai, Umar Ali, berterima kasih kepada pemerintah yang telah menjadikan Pulau Morotai menjadi KEK. Ia berharap KEK Morotai dapat berdampak pada terbukanya peluang pekerjaan seluas-luasnya.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Presiden Jokowi yang menyatakan Morotai sebagai pusat ekonomi nasional. Kami percaya KEK ini akan dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Dan Falila Square menjadi simbol investasi dan KEK di Morotai,” kata Umar.

Adapun artikel diatas merupakan saduran dari artikel Detik Travel dengan Judul “Makin Keren, KEK Morotai Terapkan Teknologi Canggih dari Jepang”. Selengkapnya klik link berikut: https://travel.detik.com/travel-news/d-6428995/makin-keren-kek-morotai-terapkan-teknologi-canggih-dari-jepang.

]]>
Jababeka Morotai dan Perempuan Indonesia Maju Teken MoU Terkait Pemasaran Investasi https://www.jababekamorotai.com/jababeka-morotai-dan-perempuan-indonesia-maju-teken-mou-terkait-pemasaran-investasi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jababeka-morotai-dan-perempuan-indonesia-maju-teken-mou-terkait-pemasaran-investasi Fri, 11 Nov 2022 07:11:12 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1776 Jababeka Morotai dan Perempuan Indonesia Maju Teken MoU Terkait Pemasaran Investasi Selengkapnya »

]]>
JAKARTA –  PT Jababeka Tbk melalui salah satu anak usahanya, yakni Jababeka Morotai melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan Perempuan Indonesia Maju terkait kerjasama terkait pemasaran proyek investasi yang dimiliki Jababeka Morotai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai.

Sekadar informasi, PT Jababeka Morotai merupakan badan usaha pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai seluas lebih dari 1.500 Ha yang bergerak di bidang pariwisata, industri, logistik dan pengolahan ekspor di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. KEK Morotai memiliki keunggulan geo-strategis, historis dan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang memesona. Sementara Perempuan Indonesia Maju adalah sebuah komunitas atau organisasi non nirlaba asal Jakarta Pusat yang bertujuan memberikan edukasi maupun membantu mewujudkan perempuan Indonesia punya kesempatan yang sama dan sejajar dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan negara.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai, Setiawan Mardjuki selaku Direktur PT Jababeka Morotai dengan Maylana Togas selaku Ketua Umum Perempuan Maju Indonesia di President Lounge, lantai dasar, Menara Batavia- Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).

Pasca penandatanganan ini, kedua belah pihak akan berkolaborasi untuk melakukan pemasaran dengan mencari atau mengumpulkan investor untuk mengembangkan KEK Morotai.

“Terima kasih semua atas dukungannya. Semoga kita bersama-sama mengembangkan Morotai, dan tentu termasuk juga Indonesia. Sebab, Indonesia bagian timur punya keunggulan pariwisata yang merupakan sebuah resources yang bisa (digunakan) terus menerus atau renewable energy. Bukan sumber daya alam, seperti (sektor) tambang, yang bisa habis,” terang Basuri, dalam sambutannya.

Basuri juga berharap pihak Perempuan Indonesia Maju bisa meluangkan waktu untuk mengunjungi Pulau Morotai untuk melihat KEK Morotai langsung, dan membuat kegiatan di sana, seperti seminar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masyarakat lokal. Sehingga, kerja sama antara Jababeka Morotai dan Perempuan Indonesia Maju bisa “dilihat” dan dirasakan oleh masyarakat Morotai.

Sementara itu, Maylana Togas menyambut baik penandatanganan MoU dengan Jababeka Morotai. Lana – sapaan akrabnya – menjelaskan bahwa Perempuan Indonesia Maju telah membuat rencana kerja dan berniat mengajak masyarakat lokal Morotai untuk ikut terlibat dalam kegiatannya. Karena, tanpa hadirnya masyarakat lokal, pemberdayaan masyarakat lokal tidak akan sempurna atau berjalan dengan baik.

Lana pun berharap kerja sama MoU ini bisa berjalan lancar dan berkembang menjadi agreement sama agar lebih legit dan berdampak luas.

“Kita sudah bikin plan dan sudah saya sampaikan ke pak Basuri. Mungkin kita bisa buat satu produk (makanan) saja (untuk awal),” kata Lana dalam sambutannya

Ia bercerita bahwa pilot project-nya dari kerja sama ini bisa dimulai dengan membuat produk makanan, semisal krupuk amplang khas Samarinda. Di mana, pihak Perempuan Indonesia Maju bisa mengajari masyarakat Morotai cara membuatnya dan juga perhitungan bisnisnya.

Tapi akan lebih baik kalau dari masyarakat morotai, terutama ibu-ibu, punya produk khas Morotai sendiri yang bisa dijual di Pulau Morotai dan di luar Morotai. Namun, untuk langkah awal bisa lewat kerupuk amplang terlebih dahulu. Sebab, selain karena produk krupuk amplang ini sudah berjalan, movement pemberdayaan masyarakat tersebut dinilai bisa langsung dirasakan masyarakat lokal. “Jadi, kami minta tolong nanti untuk dibantu pendekatan dengan tokoh-tokoh dan ibu-ibu setempat,” kata Lana.

“Selain itu, kita akan bantu bikin flyer dan gimmick-gimmick di sosial media. Karena sosial media sangat penting di era saat ini untuk menciptakan word of mouth. Sekarang ini, word of mouth, sangat penting. Dengan begitu, kita jadi bisa saling menguatkan, saling mengisi. Semoga makin kuat lagi kerja samanya,” tutup Lana.

]]>
Wujudkan Green Island, Jababeka Morotai dan QDJapan Teken Kerja Sama Proyek Percontohan PLTS PV CROAS di KEK Morotai https://www.jababekamorotai.com/wujudkan-green-island-jababeka-morotai-dan-qdjapan-teken-kerja-sama-proyek-percontohan-plts-pv-croas-di-kek-morotai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wujudkan-green-island-jababeka-morotai-dan-qdjapan-teken-kerja-sama-proyek-percontohan-plts-pv-croas-di-kek-morotai Tue, 27 Sep 2022 09:15:27 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1764 Wujudkan Green Island, Jababeka Morotai dan QDJapan Teken Kerja Sama Proyek Percontohan PLTS PV CROAS di KEK Morotai Selengkapnya »

]]>
JAKARTAPT Jababeka Morotai selaku pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, dan QDJAPAN CO., LTD menandatangani perjanjian kerja sama terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) percontohan dengan perangkat panel surya atau photovoltaic (PV) khusus, di Kawasan Ekonomi Khusus Morotai – Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Adapun penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Jababeka Morotai dan QDJAPAN CO.,LTD. dilakukan oleh Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai dengan Tadashi Kawamoto selaku CEO QDJAPAN CO.,LTD di Board of Directors Room, lantai 25, Menara Batavia- Jakarta Pusat pada Jumat (9/09/2022) lalu.

Pasca penandatanganan kerja sama ini, kedua belah pihak akan bersama-sama mengembangkan tentang PLTS percontohan dengan PV khusus di KEK Morotai. Di mana pihak Jababeka Morotai akan menyediakan lokasi, lahan, mengurus segala perizinan pembangunan pembangkit listrik dan pengiriman suku cadang serta mesin panel surya. Sementara pihak QDJAPAN CO., LTD  menyediakan seluruh rantai manufaktur pembangunan pabrik PV, mulai dari suku cadang, mesin panel surya hingga konstruksinya.

Sekadar informasi, PLTS dengan perangkat PV khusus yang dimaksud adalah QD (Quantam Dot) Solar System atau CROAS yang dikembangkan oleh QDJAPAN. Ini adalah mesin solar panel yang bisa berfungsi selama 24 jam. Selain itu, mesin solar panel yang bisa bergerak memutar ini bisa tetap memproduksi listrik meski tidak ada matahari.

Tadashi Kawamoto selaku CEO QDJAPAN CO.,LTD mengaku senang dan menyambut baik atas kerja sama ini. Karena hal ini sejalan dengan misi QDJapan untuk mengurangi emisi karbon dan mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan sekaligus KEK Morotai memiliki potensi bisnis yang baik. Rencananya, proyek PLTS PV CROAS di Morotai ini merupakan proyek awal di mana  kedepannya bisa membuka pabrik solar panel teknologi baru untuk mendukung renewable energy di Indonesia.

“Hari ini adalah kegiatan untuk kita membangun proyek PLTS percontohan memakai PV CROAS. Itu karena kami lihat banyak peluang dan kesempatan di daerah yang terletak di pinggir Indonesia ini, terutama terkait masih minimnya sarana dan prasarana. Dengan kehadiran PLTS percontohan

PV CROAS nanti, kami harap bisa memberikan nilai manfaat lingkungan maupun ekonomi. Kami juga percaya dengan kapasitas dan kompetensi Jababeka Morotai sebagai pengembang dan pengelola KEK Morotai,” kata Tadashi.

Hal senada juga disampaikan oleh Basuri Tjahaja Purnama. Ia mengaku senang atas sinergi strategis ini dan yakin proyek tersebut bisa terealisasi dengan cepat dan berjalan lancar. Karena, Jababeka Morotai – salah satu anak usaha dari Jababeka Group, siap memenuhi kebutuhan yang diminta oleh pihak QD Japan.

“Kerja sama ini sangat strategis untuk PT Jababeka Morotai dan masyarakat Morotai pada umumnya. Jika kerja sama ini berjalan dengan baik, PLTS ini berpotensi mendorong percepatan penyediaan penerangan di seluruh KEK Morotai dan sistem pertanian di Morotai, seperti hidroponik, karena sayur mayur di Pulau Morotai ialah hasil dari produksi sendiri,” terangnya.

Lebih dalam, Basuri optimistis berdirinya PLTS PV CROAS di KEK Morotai secara jangka panjang akan membuat Morotai menjadi green island. Berbagai jenis usaha di berbagai bidang, seperti pertanian, logistik, rumah sakit dan kawasan wisata, bisa menikmati energi hijau dengan kualitas terbaik dan harga kompetitif.

Adapun setelah penandatanganan ini kedua pihak sudah sepakat untuk berkunjung ke KEK Morotai pada akhir September 2022. Hal itu bertujuan untuk melihat lokasi pembangunan PLTS dan studi kelayakan teknis serta mencatat kebutuhan barang-barang. Rencananya, PLTS dengan PV CROAS sudah bisa beroperasi pada tahun 2023.

Sekadar informasi, PT Jababeka Morotai merupakan badan usaha pembangun dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang bergerak di bidang pariwisata, industri, logistik dan pengolahan ekspor di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. KEK Morotai memiliki keunggulan geo strategis, historis dan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang mempesona. Sementara QDJAPAN CO.,LTD merupakan suatu Badan Hukum yang didirikan berdasarkan hukum Negara Jepang.

]]>
Jababeka dan WIR ASIA Sepakat Kembangkan Teknologi Metaverse di KEK Morotai https://www.jababekamorotai.com/jababeka-dan-wir-asia-sepakat-kembangkan-teknologi-metaverse-di-kek-morotai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jababeka-dan-wir-asia-sepakat-kembangkan-teknologi-metaverse-di-kek-morotai Tue, 27 Sep 2022 08:47:00 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1760 Jababeka dan WIR ASIA Sepakat Kembangkan Teknologi Metaverse di KEK Morotai Selengkapnya »

]]>
WIR Group (PT WIR Asia Tbk.), perusahaan teknologi berbasis Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) terkemuka di Asia Tenggara yang telah mendapatkan 5 (lima) paten global untuk AR yang teregistrasi pada Patent Cooperation Treaty (PCT), melakukan kerja sama dengan PT Jababeka Tbk. melalui salah satu anak usahanya, yakni PT Jababeka Morotai, terkait rencana pengembangan teknologi digital terutama realitas virtual atau metaverse di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai – Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Jababeka Morotai dan PT WIR Asia Tbk. tentang Pengembangan Teknologi Metaverse dilakukan oleh Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai dan Setiawan Mardjuki selaku Direktur PT Jababeka Morotai dengan Gupta Sitorus, Chief Sales & Marketing Officer WIR Group di Board of Directors Room, lantai 25, Menara Batavia- Jakarta Pusat pada Senin (5/09/2022).

Rencananya, melalui kerja sama ini, kedua belah pihak akan mengembangkan implementasi teknologi digital yang diciptakan WIR Group sebagai “Metaverse Indonesia” dan layanan lainnya untuk mengembangkan potensi keindahan alam dan resort yang ada di KEK Morotai.

Basuri Tjahaja Purnama menyampaikan apresiasi kepada WIR Group yang telah membuka ruang kerja sama bagi PT Jababeka Morotai. “MoU ini cukup penting, karena jika kerja sama ini bisa dilakukan dengan baik, ini akan jadi terobosan untuk mempercepat digitalisasi di Pulau Morotai sekaligus sebagai persembahan kami bagi masyarakat Morotai agar bisa mengenal dunia metaverse dengan lebih dekat,” ungkap Basuri.

PT Jababeka Morotai merupakan badan usaha pembangun dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang bergerak di bidang pariwisata, industri, logistik dan pengolahan ekspor di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. KEK Morotai memiliki keunggulan geo strategis, historis dan wisata bahari dengan keindahan pantai dan bawah laut yang mempesona.

Gupta Sitorus menerangkan bahwa pihaknya telah berbicara dengan PT Jababeka mengenai rencana kerja sama yang akan dilakukan ke depannya. “WIR Group dan PT Jababeka Morotai memiliki kesamaan visi yakni ingin mengembangkan digitalisasi industri khususnya dunia metaverse di masyarakat Morotai. Kami berharap penandatanganan MoU ini akan menjadi titik awal dari kolaborasi WIR Group dan Jababeka untuk bersama-sama mengeksplorasi potensi pengembangan bisnis Jababeka dalam metaverse,” ujar Gupta.

“Adalah sebuah kebanggaan bagi kami untuk menerima kepercayaan dari Jababeka untuk membangun presence atau kehadiran mereka dalam metaverse. Kami harap, semua yang dihasilkan dari kerja sama ini akan merupakan kontribusi yang positif bagi Jababeka, baik dari sisi citra Jababeka sebagai sebuah perusahaan maupun dari sisi komersial,” tutup Gupta.

]]>
Jababeka Morotai – Lanal Morotai Kibarkan Bendera di Bawah Laut Bersama Hiu Jinak https://www.jababekamorotai.com/jababeka-morotai-lanal-morotai-kibarkan-bendera-di-bawah-laut-bersama-hiu-jinak/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jababeka-morotai-lanal-morotai-kibarkan-bendera-di-bawah-laut-bersama-hiu-jinak Tue, 23 Aug 2022 06:17:43 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1754 Jababeka Morotai – Lanal Morotai Kibarkan Bendera di Bawah Laut Bersama Hiu Jinak Selengkapnya »

]]>
Merayakan HUT Republik Indonesia Ke-77, Jababeka Morotai selaku pengembang dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai bersama bersama Pangkalan Laut (Lanal) Morotai melakukan pengibaran bendera di bawah laut yang dilakukan di 77 spot di seluruh Indonesia. Upacara pengibaran bendera di bawah laut dilakukan di spot diving bernama Mitita Shark Point di kedalaman 18 Meter di bawah permukaan laut, Rabu (17/8) lalu, di Pulau Mitita, Pulau Morotai.

Sekadar informasi, spot diving Mitita Shark Point di Pulau Morotai merupakan salah satu daya tarik kuat yang membuat wisatawan lokal maupun mancanegara berdatangan hingga dimasukkan ke dalam daftar 10 Bali Baru oleh Kemenparekraf RI. Di spot diving tersebut, penyelam bisa berenang dengan hiu blacktip atau hiu sirip hitam yang dikenal jinak dengan air laut yang jernih.

Pengibaran bendera merah putih berjalan aman dan sukses. Susan Wijaya selaku General Manager Jababeka Morotai menerangkan peserta penyelam sebanyak 34 penyelam dari berbagai instansi, yakni tim selam lanal Morotai, tim selam Polairud, tim selam Basarnas, tim selam POSSI dan Jababeka Morotai.

“Tujuan kami ikut berpartisipasi, tak lain untuk memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77. Dan puji syukur berjalan lancar,” terang Susan, di Menara Batavia, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Selain itu, tambah Susan, Jababeka Morotai  – salah satu anak usaha dari PT Jababeka Tbk – ingin juga ikut berkontribusi kepada masyarakat dan lingkungan, khususnya menjaga kelestarian laut.

“Sebagaimana arahan pak Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, untuk menjaga sinergitas dan menumbuhkan rasa kebersamaan dengan instansi dengan masyarakat dan menjaga kelestarian laut, kami ingin juga terlibat menjaga kelestarian laut,” terangnya.

Tak lupa, Susan mengucapkan terima kasih sekaligus apresiasi kepada TNI Angkatan Laut dan Komandan Pangkalan TNI AL Morotai Letkol Laut (P) Amin Wibowo, S.T yang  memberikan  kesempatan untuk berkontribusi maupun bersinergi dalam pengibaran bendera merah putih di bawah laut.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi kegiatan tahunan,” harap Susan.

 

]]>
Bentuk Konsorsium, Jababeka Morotai Bersama Ocean Mitramas dan Indo Numfor Pacific Siap Kembangkan Industri Perikanan Pulau Morotai https://www.jababekamorotai.com/bentuk-konsorsium-jababeka-morotai-bersama-ocean-mitramas-dan-indo-numfor-pacific-siap-kembangkan-industri-perikanan-pulau-morotai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bentuk-konsorsium-jababeka-morotai-bersama-ocean-mitramas-dan-indo-numfor-pacific-siap-kembangkan-industri-perikanan-pulau-morotai Wed, 08 Jun 2022 02:33:18 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1742 Bentuk Konsorsium, Jababeka Morotai Bersama Ocean Mitramas dan Indo Numfor Pacific Siap Kembangkan Industri Perikanan Pulau Morotai Selengkapnya »

]]>
PT Jababeka Tbk, melalui salah satu anak usahanya, PT Jababeka Morotai bersama PT Ocean Mitramas dan PT Indo Numfor Pacific sepakat membentuk konsorsium perikanan untuk mengembangkan industri perikanan di Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, Pulau Morotai- Provinsi Maluku Utara.

Adapun penandatanganan surat perjanjian kerja sama konsorsium dilakukan oleh Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai, Setiawan Mardjuki selaku Direktur PT Jababeka Morotai, bersama Julius Dharma Liman selaku Direktur Utama PT Ocean Mitramas dan Rino Febrian selaku Direktur PT Indo Numfor Pacific di Board of Directors Room, lantai 25, Menara Batavia- Jakarta Pusat, Selasa (17/05/2022).

Dalam momen penandatanganan tersebut, pihak konsorsium perikanan juga sepakat mendukung dan patuh pada kebijakan pemerintah mengenai penangkapan ikan terukur. Karena pihak konsorsium menyadari bahwa penangkapan ikan terukur diperlukan agar terjadi keseimbangan ekologi yang baik demi menjaga kesehatan laut.

Pasca penandatanganan kerja sama ini, pihak Jababeka Morotai bersama Ocean Mitramas dan Indo Numfor Pacific segera melakukan kunjungan ke KEK Morotai. Tujuannya, untuk melakukan segala persiapan agar proyek perikanan bisa cepat berjalan.

Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai, menyambut baik kerjasama konsorsium ini dan berharap kerjasama ini berjalan lancar. Hal itu karena terdapat potensi perikanan di Pulau Morotai cukup luar biasa. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan, dari potensi sumber daya ikan sebesar 68,5 ribu ton per tahun, hasil produksinya baru di angka 6.272 ton per tahun. Di mana artinya produktivitas perikanan Pulau Morotai masih tergolong rendah.

“Kami terus berkomitmen untuk memajukan Pulau Morotai, dan terbentuknya konsorsium ini ialah salah satu upaya baru kami demi mengembangkan industri perikanan dan juga muaranya  meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morotai,” terang Basuri, usai penandatanganan konsorsium.

Hal senada juga dikatakan oleh Julius Dharma Liman selaku Direktur Utama PT Ocean Mitramas. Ia mengaku senang bisa menjadi anggota konsorsium dan yakin kerjasama konsorsium ini berjalan lancar serta bisa memberi dampak positif bagi semua pihak.

Sementara Rino Febrian selaku Direktur PT Indo Numfor Pacific menyatakan bahwa pihaknya siap menyiapkan hal yang dibutuhkan agar proyek bisa cepat terlaksana.

“Kami siap menyiapkan segala hal yang dibutuhkan. Kami berharap kerjasama ini bisa terjalin dengan baik dan pada tahun 2022 ini bisa terlaksana,” ungkap Rino.

]]>
Dukung Ekonomi Kreatif, KEK Morotai Gelar Pameran Lukisan Bertajuk “Wanderlust Indonesia” https://www.jababekamorotai.com/dukung-ekonomi-kreatif-kek-morotai-gelar-pameran-lukisan-bertajuk-wanderlust-indonesia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dukung-ekonomi-kreatif-kek-morotai-gelar-pameran-lukisan-bertajuk-wanderlust-indonesia Fri, 20 May 2022 07:23:39 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1727 Dukung Ekonomi Kreatif, KEK Morotai Gelar Pameran Lukisan Bertajuk “Wanderlust Indonesia” Selengkapnya »

]]>
Menyambut G20 yang diadakan di Indonesia pada bulan November 2022 sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2022 dan mendukung ekonomi kreatif, salah satu anak usaha PT Jababeka Tbk, yakni Jababeka Morotai selaku pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai menyelenggarakan pameran lukisan bertema “ART Exhibition :Wanderlust Indonesia”. Jika kamu tertarik datang ke pameran lukisan ini, silahkan registrasi pada link berikut: https://bit.ly/wanderindoperuja.

Adapun acara pameran lukisan tersebut menampilkan pelukis-pelukis berbakat dari Perupa Jakarta Raya (Peruja) yaitu karya Cak Kandar, Nadia Iskandar, Andi Suandi, Novandi, dan Gogor Purwoko. Pameran bersama ini terbuka untuk umum yang dimulai dari 18 hingga 25 Mei 2022, pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB di President Lounge- Menara Batavia, Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Jakarta Pusat.

Adapun Cak Kandar merupakan pelukis yang identik dengan lukisan bulu karena sejak tahun 1969 ia sudah mengembangkan lukisan dengan media bulu unggas. Sedangkan Nadia Iskandar merupakan pelukis wanita yang identik cat air yang baru saja menarik perhatian publik lewat karya lukisannya berjudul “Kota”. Kemudian, Andi Suandi merupakan sosok pelukis lukisan abstrak karena sejak awal kemunculannya konsisten mengembangkan lukisan abstrak. Lalu Novandi, seorang pelukis yang memiliki karakter lukisan yang atraktif dan lebih menonjolkan kontras warna yang tegas. Sedangkan Gogor Purwoko merupakan sosok pelukis yang telah dikenal dengan lukisan gaya abstraknya.

Pada grand opening pameran lukisan pada Rabu (18/5) lalu, sejumlah tamu dan pengunjung terlihat ramai mengamati lukisan-lukisan. Mulai dari Madame Lyudmila Georgievna Vorobieva selaku Duta besar Rusia untuk Indonesia;

Dubes Rusia bersama Pelukis Nadia Iskandar, Foto: Jababeka

Aliaksei Lachymau dari Kedutaan Besar Republik Belarus di Republik Indonesia; Prof. Raldi Koestoer dari kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus advisor dari PERUJA; Fadjar Hutomo selaku Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia; Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai; dan Fachruddin Tukuboya selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara.

Aliaksei Lachymau bersama pelukis Gogor Purwoko, Foto: Jababeka

Susan Wijaya selaku General Manager Jababeka Morotai sekaligus Ketua penyelenggara Pameran Lukisan ART Exhibition:Wanderlust Indonesia, berharap pameran lukisan bisa memberikan pemahaman akan keindahan Indonesia pengunjung dan membangun optimisme bagi rekan-rekan seniman akibat pandemi, khususnya pelukis.

“Menyambut hari kebangkitan nasional 2022, kami ingin pameran lukisan menjadi tonggak untuk kita semua yang telah lama terdampak pandemi Covid-19 bisa bangkit dan kembali produktif. Total lukisan yang ditampilkan dalam pameran lukisan bersama ini sebanyak 30 lukisan,” terang Susan, di President Lounge, Jakarta, Selasa (18/5/2022)

Salah satu area pameran lukisan di ART Exhibition: Wanderlust Indonesia

Sementara itu, Andi Suandi selaku Ketua Perupa Jakarta Raya, menyampaikan kegembiraan sekaligus bangga atas terselenggaranya pameran bersama ini. Karena hal tersebut merupakan dari visi Peruja sendiri sebagai gerakan budaya. “Semoga pameran ini memberikan pandangan yang berbeda mengenai aktivitas dan gerakan pelukis yang ada di Jakarta,” terangnya.

Basuri Tjahaja Purnama bersama pelukis Andi Suandi dan anaknya, foto: Jababeka

Tak lupa Susan pun menerangkan progres mengenai Kawasan Ekonomi Khusus Jababeka Morotai. Dijelaskannya, bahwa KEK Morotai di Provinsi Maluku Utara KEK Morotai terus mengembangkan kawasan industri terpadu dan kawasan pariwisata dan bergerak maju. Hingga 2020, sudah banyak investor asing yang berinvestasi, baik di Kawasan Industri Jababeka Morotai semisal membangun Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS), maupun Kawasan Pariwisata dengan membangun resort baru dan membangun exhibition hall untuk memamerkan karya seni dan budaya di Morotai.

Cak Kandar dengan karya lukisan-lukisannya, Foto: Jababeka

Akomodasi bagi wisatawan pun beragam, mulai hotel D’aloha dan Marahai sampai Apartemen Falila Loft Studio – yang juga dioperasikan sebagai hotel. Sementara itu, kebetulan di President Lounge –yang merupakan tempat pameran lukisan terdapat show unit Falila Loft Studio yang ada di KEK Morotai. Sehingga, pengunjung pameran selain melihat lukisan-lukisan juga bisa melihat show unit di sana jika tertarik liburan ke KEK Morotai.

]]>
The Pade Hotel & Resort Group Ekspansi Bisnis ke KEK Morotai https://www.jababekamorotai.com/the-pade-hotel-resort-group-ekspansi-bisnis-ke-kek-morotai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=the-pade-hotel-resort-group-ekspansi-bisnis-ke-kek-morotai Wed, 16 Mar 2022 02:02:19 +0000 https://www.jababekamorotai.com/?p=1715 The Pade Hotel & Resort Group Ekspansi Bisnis ke KEK Morotai Selengkapnya »

]]>
The Pade Hotel & Resort Group melebarkan sayap bisnisnya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang berada di Pulau Morotai- Provinsi Maluku Utara. Hal itu menyusul pembelian lahan yang telah dilakukan antara The Pade Hotel & Resort Group dengan anak usaha PT Jababeka Tbk, yakni Jababeka Morotai selaku pengelola dan pengembang KEK Morotai.

Sekedar informasi, The Pade Hotel & Resort Group merupakan salah satu grup hotel terkemuka yang beroperasi di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Saat ini The Pade Hotel & Resort Group punya dua area pengembangan, yaitu di Banda Aceh yang merupakan Boutique Hotel di mana menawarkan kemudahan tinggal untuk berlibur maupun berbisnis dengan fasilitas lengkap. Mulai dari ruang meeting, konferensi, gym, spa, kolam renang standar internasional, dan restoran dengan menu makanan bervariasi – baik lokal maupun internasional. Lokasi kedua ialah The Pade  Resort yang berada di Kota Sabang, tepat di pinggir pantai Laut Andaman yang indah dan dikelilingi spot-spot menarik bagi rs. Resort ini juga terkenal dengan fasilitas yang lengkap, khususnya untuk kebutuhan diving. Mulai dari fasilitas kapal, peralatan selamnya, sampai guide yang berpengalaman.

Rencana pembangunan hotel ini akan berada di area Tanjung Dehegila – KEK Morotai. The Pade Hotel & Resort Group akan membangun resort dan hotel berbintang dengan skala internasional.

Lebih jauh, pengembangan the Pade Hotel di KEK Morotai akan mengarah pada perpaduan antara dua pengembangan hotel dan resort sebelumnya yang berada di NAD, yaitu untuk bisnis dan leisure, khususnya diving dan surfing.

Kemudian, pihak The Pade Hotel & Resort Group akan membuat fasilitas yang lengkap nan memanjakan wisatawan. Mulai dari fasilitas MICE yang lengkap, seperti  ruang meeting dan alat-alat penunjang untuk menyelenggarakan event, fasilitas diving yang lengkap, dan spot-spot diving yang menarik untuk dikunjungi, seperti batu karang, kapal maupun kendaraan peninggalan Perang Dunia II serta keindahan alam di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Morotai.

Menurut Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai, dengan bergabungnya The Pade Hotel & Resort Group ke KEK Morotai di Pulau Morotai, maka akan mengakselerasi perkembangan Pulau Morotai bersama dengan investor yang sudah bergabung, yaitu RCI Group dari Taiwan  – yang akan membangun hotel and resort, theme park & perumahan dengan konsep kastil serta pusat perbelanjaan dan gedung komersial.

“Adapun saat ini sudah terbangun dua resort di area Tanjung Dehegila untuk memenuhi kebutuhan liburan para wisatawan, yaitu D’Aloha Resort & Marahai Resort,” terang Basuri, di Menara Batavia- Jakarta, baru-baru ini.

Sementara menurut Surya Adiwijaya Soepono selaku Founder & Chairman The Pade Group, alasan The Pade Hotel & Resort Group tertarik mengekspansi bisnisnya ke KEK Morotai, karena hadirnya dukungan pemerintah pusat maupun daerah yang terletak pada statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Hal itu ditunjukkan dengan kemudahan perizinan melalui fasilitas One Stop Service dan berbagai insentif seperti tax holiday atau tax allowance (pengurangan pajak penghasilan badan) hingga 20 tahun, gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN), gratis bea masuk, dan manfaat non-fiskal lainnya.

Selain itu tambahnya, juga untuk mewujudkan visi misi The Pade yang terpanggil untuk ikut memajukan potensi pariwisata lokal di daerah-daerah yang belum digali secara optimal, sekaligus juga membantu meningkatkan kompetensi putra-putri daerah dimana properti beroperasi.

 

 

 

]]>