Tentang KEK Morotai

Dikelola oleh Jababeka Group yang merupakan pengelola kawasan industri pertama dan terbesar di Indonesia, pulau Morotai memiliki luas lebih dari 15.000 hektar dan telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pariwisata.

Keindahan alam yang belum banyak tersentuh tangan manusia membuat Pulau Morotai menjadi sangat strategis bagi pengembangan indusri wisata maupun industri pendukung lainnya. Keindahan pantai Morotai yang memiliki ombak yang memungkinkan untuk surfing, ditambah pasir putih dan keindahan terumbu karang di dasar laut untuk diving maupun snorkeling dengan laut yang dikabarkan lebih jernih dibandingkan Raja Ampat membuat Morotai menjadi salah satu destinasi wisata pantai yang sangat menarik untuk dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun asing.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah serta visi Jababeka untuk menciptakan 100 kota di Indonesia, proses kerjasama dengan berbagai investor lokal maupun mancanegera untuk mengembangkan Morotai untuk menjadi kawasan wisata berskala internasional terus dilangsungkan. Banyak pihak yang tengah melakukan proses negosiasi untuk bekerjasama mengingat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, Morotai memiliki berbagai kemudahan investasi seperti adanya berbagai keringanan pajak, izin kepemilikan properti dan izin tinggal untuk orang asing, serta berbagai insentif investasi lainnya. 

Dengan berbagai kemudahan bagi investor dan orang asing dan didukung dengan biaya hidup yang masih relatif murah dibanding pulau-pulau lain di Indonesia, serta keindahan alam yang masih belum tersentuh, selain memiliki potensi wisata, Morotai menjadi area yang sangat potensial bagi pengembangan bisnis untuk memanfaatkan potensi pasar Indonesia bagian Timur maupun sebagai lokasi hunian bagi warga lokal dan expatriat dari seluruh dunia.

 

2.315

Square Kilometers

42%

of Forest Area

80km

North-South

42km

Wide

150

Area Industry

80.000

People

148.473 Tons/Year

Fish Production

Benefit of KEK

Dalam rangka percepatan pembangunan perekonomian nasional pemerintah Indonesia membentuk Kawasan Ekonomi Khusus yang memiliki keunggulan geoekonomoi dan geostrategis untuk memaksimalkan kegiatan industri, ekspor, impor, wisata dan kegiatan ekonomi bernilai tinggi lainnya. Untuk itu pemerintah Indonesia memberikan fasilitas dan kemudahan dalam bentuk perpajakan, kepabeanan, cukai, lalu lalu lintas barang, ketenagakerjaan, keimigrasian, pertanahan, perizinan dan nonperizinan.
 dimana diantaranya adalah:

  • Tax Holiday untuk Pelaku Usaha selama 10 tahun dengan minimal investasi Rp. 100 M
  • Tax Holiday untuk Pelaku Usaha selama 15 tahun dengan minimal investasi Rp. 500 M
  • Tax Holiday untuk Pelaku Usaha selama 20 tahun dengan minimal investasi Rp. 1 T
  • Pengurangan penghasilan netto 30% yang dibebankan selama 6 tahun
  • Penyusutan dan amortisasi yang dipercepat
  • Pengenaan PPH atas Deviden kepada WP Luar Negeri sebesar 10%
  • Kompensasi kerugian yang lebih lama tetapi tidak lebih dari 10 tahun
  • Pembelian rumah tinggal atau hunian yang menjadi Kegiatan Utama pada KEK Pariwisata diberikan pembebasan PPh atas Penjualan atas barang yang tergolong sangat mewah
  • Visa kunjungan saat kedatangan dengan jangka waktu 30 hari dan dapat diperpanjang sebanyak 5 kali
  • Izin Tinggal Terbatas diberikan selama 5 tahun dan dapat diperpanjang maksimal 15 tahun
  • Izin Tinggal Terbatas diberikan kepada PMA, Tenaga ahli asing, Mengikuti suami/istri pemegang ITAS, Anak sah berumur di bawah 18 tahun, Wisatawan lanjut usia di KEK dan Pemilik hunian KEK 
  • Izin Tinggal Tetap diberikan dengan jangka waktu 5 tahun dan dapat diperpanjang tanpa ada batasan waktu
  • Fasilitas dan Kemudahan Kepabeanan dan Cukai
  • Fasilitas dan Kemudahan Lalu Lintas Barang
  • Fasilitas dan Kemudahan Ketenagakerjaan
  • Fasilitas dan Kemudahan Pertanahan dan Tata Ruang
  • Fasilitas dan Kemudahan Perizinan Berusaha
  • Fasilitas dan kemudahan lainnya

How to Reach

Local Flight

Saat ini Morotai dapat diakses menggunakan pesawat dari Bandara Ternate ke Bandara Pitu Morotai dalam waktu 45 menit sehingga setiap orang yang hendak ke Morotai harus berangkat dari Ternate. Beberapa alternatif penerbangan yang dapat diambil diantaranya addalah:

o Jakarta (International Airport) >Ternate >(45 menit) Morotai
o Manado (International Airport) >Ternate >(45 menit) Morotai
o Surabaya (International Airport) >Ternate >(45 menit) Morotai
o Yogyakarta (International Airport) >Ternate >(45 menit) Morotai
o Denpasar (International Airport) >Ternate >(45 menit) Morotai
o Medan >Ternate>(45 menit) Morotai

International Flight

o Hongkong (International Airport)> Bali> Ternate> (45 minutes) Morotai
o Bali (International Airport> Ternate> (45 minutes) Morotai

Chartered Flight Direct

Sedang dirintis pula direct fligt menggunakan Direct Chartered Flight bekerjasama dengan Garuda atau Citilink,  untuk direct flight Jakarta-Morotai, Jepang-Morotai atau China-Morotai. Sriwijaya jakarta morotai. 

Bandara Internasional Pitu (On Progress)

Bandara Pitu Morotai yang merupakan bandara peninggalan perang dunia ke II saat ini sedang dikembangkan untuk menjadi bandara berskala internasional dengan target operasi pada 2019 Bilamana telah dioperasikan, hanya dibutuhkan waktu 3-4 jam dicapai dari kota-kota besar di ASEAN seperti Hongkong, Shanghai, Taipei, Darwin, Bali, Tokyo, Jakarta, Singapura dan Seoul.

Tentang Jababeka

PT Jababeka Tbk didirikan pada tahun 1989 dan merupakan pengembang kawasan industri pertama yang terdaftar di Indonesia, terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tahun 1994. Kami merupakan pengembang kota berbasis industri yang terintegrasi. Bisnis inti kami adalah mengembangkan kawasan untuk menjadi kota-kota mandiri dengan cara menyediakan infrastruktur dan layanan manajemen kota.

Salah satu kawasan utama yang telah kami kembangkan adalah Kota Jababeka di Cikarang, yang memiliki jarak kurang lebih 35 kilometer dari Jakarta.  Selain Morotai, kami juga miliki proyek pengembangan kota wisata di Tanjung Lesung yang juga memiliki status sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata dan kota industri di Kendal.